RSS
Hello! Welcome to this blog. You can replace this welcome note thru Layout->Edit Html. Hope you like this nice template converted from wordpress to blogger.

Organ-Organ yang Bisa Didonorkan Setelah Mati


Ada sebagian orang
sukarela mendonorkan
organ atau jaringan
tubuhnya kepada orang
lain setelah meninggal. Hal
ini tentunya sangat
membahagiakan bagi
orang yang sudah lama
menunggu ‘hadiah’ dari
orang yang sudah
meninggal. Organ dan
jaringan apa saja yang
bisa didonorkan setelah
orang meninggal?.
Pencocokan jaringan
moderen, teknik
pembedahan, serta obat
anti penolakan telah
memungkinkan mukjizat
terjadi dalam bentuk
transplantasi (cangkok)
organ dan jaringan.
Ada banyak orang yang
menunggu organ orang
lain untuk membantunya
bertahan hidup atau
meningkatkan kualitas
hidup. Tetapi jumlah
orang yang
membutuhkan cangkok
organ bahkan jauh lebih
banyak ketimbang orang
yang mau dengan
sukarela
menyumbangkan organ
tubuhnya setelah
meninggal.
Menurut Departemen
Kesehatan dan Layanan
Kemanusiaan AS, dari
satu tubuh manusia dapat
menyediakan 50
kesempatan untuk proses
cangkok.
Dilansir About.com, Jumat
(29/10/2010) berikut organ
dan jaringan manusia
yang bisa didonorkan
setelah meninggal:
Organ
1. Mata
2. Ginjal
3. Paru-Paru
4. Jantung
5. Hati
6. Pankreas
Jaringan
1. Tulang
2. Katup Jantung
3. Kulit
Organ yang dapat
membantu
memperpanjang hidup
adalah jantung atau hati.
Cangkok jantung dan hati
dapat membantu orang
lain yang mengalami
gagal jantung atau hati
bertahan hidup lebih lama.
Sedangkan mata, ginjal
dan kulit dapat
meningkatkan kualitas
hidup orang lain. Donor
mata dapat memberikan
orang buta kesempatan
untuk dapat melihat
kembali. Donor kulit
membantu pasien luka
bakar parah dan ginjal
membantu orang yang
mengalami gagal ginjal
agar tidak bergantung
dengan dialisis (cuci
darah).
Sedangkan mata, ginjal
dan kulit dapat
meningkatkan kualitas
hidup orang lain. Donor
mata dapat memberikan
orang buta kesempatan
untuk dapat melihat
kembali. Donor kulit
membantu pasien luka
bakar parah dan ginjal
membantu orang yang
mengalami gagal ginjal
agar tidak bergantung
dengan dialisis (cuci
darah).
Menyumbangkan organ
tubuh untuk orang lain
memang tindakan yang
sangat mulia. Tapi
sayangnya tidak semua
orang setuju dengan
tindakan tersebut,
terutama keluarga.
Keputusan untuk menjadi
donor organ adalah
sebuah keputusan yang
membutuhkan
keberanian. Apalagi
masalah norma, etika dan
budaya masih sangat
kental seperti di Indonesia.
Jika Anda berniat
mendonorkan
organ tubuh setelah
meninggal dunia
atau masih hidup,
pastikan hal itu
didukung
sepenuhnya oleh
keluarga. Meskipun
sudah membuat
surat penyataaan
mendonor tapi jika
tidak disetujui
keluarga, dokter
tidak akan bisa
mengambil organ
Anda.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright 2009 AKU DAN MIMPIKU. All rights reserved.
Free WordPress Themes Presented by EZwpthemes.
Bloggerized by Miss Dothy